Apa Sih Untungnya Merokok?

Apa sih untungnya merokok? ketika seorang perokok aktif diberikan pertanyaan tersebut, niscaya juga galau sendiri. Walaupun pastinya seorang perokok aktif akan mencari seribu satu alasan dan balasan pembenaran, tetapi bersama-sama dalam hati kecilnya beliau juga tidak pernah menemukan laba dari kebiasaan merokoknya.

 ketika seorang perokok aktif diberikan pertanyaan tersebut Apa Sih Untungnya Merokok?

Apa sih enaknya rokok? nggak lezat bro!! namanya rokok itu racun kok, lezat darimana?? mendingan makan roti dah daripada beli rokok terus dibakar terus asapnya diisap dan dikeluarkan begitu. Apa enaknya? kagak ada sama sekali lah!

Bagi yang belum kenal rokok, bersyukurlah jauh-jauh aja dari yang namanya rokok. Kalau ada yang nawarin, tolak aja, jangan mau coba-coba, okay!!

Bagi yang sudah terlanjur kena, bersama-sama dapat kok berhenti merokok!! Asalkan niatnya minimal 100%, bila kurang dari itu, rada berat, banyak gagalnya.

Keuntungan merokok sudah terang nggak ada sama sekali. Tetapi kenapa ya kok masih aja banyak yang merokok? padahal sudah jelas, rokok itu penyakit, tapi masih aja dibeli dan diisep. Buset dah emang bila udah kena efek jelek and kecanduan barang yang satu ini memang kadang logika sehat jadi kagak jalan.

Gemuk kagak, penyakitan iya!! orang ngerokok diajak balapan lari coba haha,,,pasti keok dah!! sebab jantung dan paru2nya udah kepenuhan sama asap rokok yang dihisapnya.

Di Indonesia sendiri jumlah perokok aktif begitu besar. Entahlah, kenapa dapat begitu ya? mungkin sebab salah pergaulan, terpengaruh iklan rokok yang begitu luar biasa sering nongol di tipih juga kali ya!

Bagi para sampaumur dan abg yang masih labil, entah mengapa merokok dianggapnya keren. Keren dari hongkong? keren kagak bengek iya! Pergaulan sangat besar lengan berkuasa sekali dalam hal ini. Jadi, hati-hatilah dalam menentukan teman.

Rokok oh rokok, sudah jelas-jelas menyebabkan penyakit, tapi mengapa masih saja banyak yang meminatinya. Untungnya apa coba? heran deh!!

Mungkin bagi perokok aktif dapat saja menjawab bahwa merokok dapat menenangkan pikiran ketika stres/banyak pikiran. Udahlah, buang aja itu rokok, masih banyak jalan lain yang sehat dan cerdas tanpa harus meracuni badan dengan rokok.

Nggak merokok itu jantan! nggak merokok itu keren! nggak merokok itu sehat! Jangan terpengaruhi iklan rokok yang dikemas dengan begitu wah dan mewah. Jangan kawan, sayangilah dirimu, jangan merusak tubuhmu dengan kenikmatan semu yang tiba dari rokok.

Entah sudah berapa banyak keluarga yang hancur awut-awutan akhir rokok. Sang suami perokok aktif dan karenanya jatuh sakit sebab rokok. Sakit kronis dan hanya dapat terbaring di daerah tidur. Biaya berobat sangat mahal dan harta keluarga habis untuk itu. Masih juga hutang demi berobat.

Sang istri jadi harus berjuang mancari nafkah keluarga. Anak-anak pun pada karenanya terkena imbasnya. Keluarga pun menjadi tidak karuan. Bagaimana nasib istri dan bawah umur bila begini? apa tidak kasihan? coba direnungkan kawan,,,

Bahkan sudah terpampang terang di setiap kemasan rokok, "MEROKOK MEMBUNUHMU". Apa kurang jelas? apa kurang gede tulisannya? apa nggak dapat baca? apa dapat baca tapi nggak peduli?

Nggak ada untungnya sama sekali, itulah kesimpulan yang terang mengenai merokok. So, jangan sekali-sekali mencoba yang namanya rokok. Bagi yang terlanjur kena, ayo berhenti kini juga sebelum terlambat dan menyesal!!

Baca juga :

Sudah banyak bukti mengenai dampak jelek rokok. Mau menjadi korban berikutnya? gres mau berhenti merokok sesudah divonis dokter terkena sakit jantung dan paru2? jangan hingga lah kawan..mari berpikir jernih dan cerdas!! Berhenti kini juga detik ini juga jangan pake banyak alasan!! Okay! Semangat!!